BONE – Suasana hangat tampak di Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (01/09), ketika Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone, Saripuddin Nakku, melakukan audiensi dengan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM. Pertemuan tersebut bukan sekadar silaturahmi, tetapi membawa gagasan besar: penanaman bibit kelapa sebagai wujud nyata kolaborasi antara pemasyarakatan dan pemerintah daerah.

Saripuddin datang bersama Kepala Sub Seksi Registrasi Lapas Kelas IIA Watampone. Agenda ini merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan serta surat resmi dari Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sulsel No. WP.23.UM.01.01-598 tanggal 20 Agustus 2025. Melalui program ini, ribuan bibit kelapa direncanakan akan ditanam secara serentak, beriringan dengan kegiatan Balai Latihan Kerja (BLK) di Nusakambangan.
Bupati Bone menyambut rencana tersebut dengan penuh antusias. Ia menilai program ini tidak hanya sekadar penanaman pohon, tetapi juga bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menentukan lokasi terbaik bagi penanaman ini. Bahkan, kami akan berusaha menambah jumlah bibit agar manfaatnya lebih luas dan bisa dirasakan masyarakat ke depannya,” ujar Andi Asman.
Kalapas Watampone, Saripuddin Nakku, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemkab Bone. Menurutnya, pemasyarakatan tidak semata-mata berbicara soal pembinaan warga binaan, melainkan juga soal kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini adalah bukti bahwa pemasyarakatan hadir untuk mendukung program pemerintah, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan,” tegasnya.
Lebih dari sekadar kerja sama teknis, pertemuan ini menggambarkan sinergi antara dua institusi yang sama-sama memiliki visi kebermanfaatan. Pemerintah daerah menyediakan dukungan dan lahan, sementara pemasyarakatan menghadirkan program yang berorientasi pada kemandirian.
Harapan besar pun mengemuka: penanaman bibit kelapa ini menjadi langkah awal dari banyak kolaborasi lain yang akan terjalin di masa depan. Seperti bibit yang tumbuh menjadi pohon, sinergi antara Lapas Watampone dan Pemkab Bone diharapkan berbuah manis bagi masyarakat luas. (*)



Tinggalkan Balasan