BONE– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone menerima kunjungan Tim Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Parepare dalam rangka pendataan Standar Barang dan Standar Kebutuhan (SBSK) untuk optimalisasi Barang Milik Negara (BMN), Kamis (2/4).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA ini berlangsung di area eks Lapas lama Watampone yang terletak di Jalan Merdeka. Tim KPKNL Parepare yang dipimpin oleh Nurhikmah Alimuddin selaku koordinator pendataan SBSK melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi aset.
Didampingi Kasubag Tata Usaha dan Kaur Umum, tim meninjau tanah serta bangunan yang ada di lokasi, termasuk bangunan eks Lapas lama Watampone yang saat ini dalam kondisi rusak berat serta dua unit rumah negara. Salah satu rumah negara tersebut diketahui dimanfaatkan oleh Bapas Watampone sebagai Griya Abhipraya.
Pendataan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara kondisi aset dengan standar penggunaan yang telah ditetapkan, sehingga pengelolaan BMN dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan sesuai ketentuan.
Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, menyampaikan bahwa peninjauan langsung seperti ini memberi gambaran nyata terhadap kondisi aset yang ada di lapangan.
“Dengan melihat langsung kondisi di lokasi, kita jadi lebih paham apa yang perlu ditata dan dimaksimalkan. Harapannya, aset yang ada ini bisa dimanfaatkan lebih baik ke depannya,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk melihat kembali potensi aset yang ada, sekaligus membuka ruang penataan yang lebih tepat sesuai kebutuhan ke depan. (*)



Tinggalkan Balasan