BONE– Suasana khidmat menyelimuti Kelurahan Tana Batue, Kecamatan Libureng, Kamis, 12 Maret 2026. Di tengah antusiasme masyarakat yang memadati halaman masjid, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman meresmikan Masjid Nur Assyifa Angke, sebuah rumah ibadah yang diharapkan menjadi pusat spiritual sekaligus ruang kebersamaan bagi warga.
Peresmian masjid tersebut ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Bone. Momentum itu disaksikan oleh mantan anggota DPRD Kabupaten Bone Andi Taufik, Camat Libureng, para kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang turut hadir menyaksikan lahirnya simbol kebersamaan baru di wilayah tersebut.
Bagi masyarakat Tana Batue, kehadiran Masjid Nur Assyifa Angke bukan sekadar berdirinya sebuah bangunan ibadah. Masjid ini adalah wujud gotong royong dan kepedulian masyarakat yang sejak awal berupaya menghadirkan tempat ibadah yang layak, nyaman, dan menjadi pusat kegiatan keagamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Bone menyampaikan harapan besar agar masjid ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat menunaikan salat, tetapi juga menjadi ruang pembinaan keimanan dan ketakwaan masyarakat.
“Masjid ini kita harapkan bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, masjid juga dapat menjadi tempat masyarakat berkumpul, bermusyawarah, dan memperkuat persaudaraan,” ujar Bupati.
Ia juga mengapresiasi kerja keras dan kebersamaan masyarakat serta tokoh-tokoh setempat yang telah berperan dalam pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi contoh nyata bagaimana kebersamaan mampu melahirkan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang.
Di sisi lain, masyarakat menyambut kehadiran masjid ini dengan penuh rasa syukur. Mereka berharap Masjid Nur Assyifa Angke dapat menjadi tempat ibadah yang nyaman sekaligus pusat kegiatan keagamaan bagi generasi sekarang dan masa depan.
Bupati Bone pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memakmurkan masjid yang telah dibangun dengan penuh kebersamaan itu.
“Marilah kita menjaga masjid ini dengan baik. Semoga Masjid Nur Assyifa Angke terus menjadi masjid yang makmur, menjadi tempat ibadah yang hidup, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” pesannya. (*)



Tinggalkan Balasan