BONE– Di sebuah sudut Desa Tawaroe, Kecamatan Dua Boccoe, berdiri sebuah rumah yang nyaris roboh—dindingnya miring, atapnya rapuh, dan lantainya jauh dari kata layak. Di sanalah Ibu Kasmawati menjalani hari-harinya, berjuang dalam keterbatasan fisik akibat lumpuh, ditemani suami yang tak memiliki pekerjaan tetap.
Kondisi memprihatinkan itu akhirnya mengetuk hati Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bone. Melalui program bedah rumah, lembaga ini kembali hadir membawa harapan bagi warga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi, H. Muhaemin Ali, Lc., bersama Wakil Ketua Bidang Keuangan dan Pelaporan, Ibu Haryani, S.Ag., M.H. Penyerahan bantuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol nyata kepedulian terhadap sesama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Tawaroe Agussalim, S.Pt., Babinsa Serda Mustamin, Bhabinkamtibmas Aipda Alimuddin, serta Imam Desa Muh. Ashar. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan bersama dalam memastikan bantuan ini tepat sasaran dan membawa manfaat nyata.
Di tengah keterbatasan yang menghimpit, suara harapan pun kembali terdengar.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi Ibu Kasmawati dan keluarga,” ungkap H. Muhaemin Ali.
Bagi Ibu Kasmawati, bantuan ini bukan hanya tentang rumah baru, tetapi tentang kehidupan baru. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam. Bantuan ini menjadi secercah cahaya di tengah gelapnya kondisi yang ia jalani.
Program bedah rumah ini menjadi salah satu bukti komitmen BAZNAS Kabupaten Bone dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran. Lebih dari itu, program ini adalah wujud nyata bahwa kepedulian sosial masih hidup menguatkan yang lemah, dan mengangkat harapan mereka yang hampir kehilangan asa. (*)



Tinggalkan Balasan