
BONE– Di tengah kesibukan memantau aktivitas pengerjaan Jalan Poros Kelurahan Torok menuju Lonrae dan Bajoe, Selasa, 17 Februari 2026, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM kembali menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat pesisir. Kehadirannya bukan sekadar meninjau pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyatu dengan warga yang tengah menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Di Kelurahan Toro, Bupati Bone menyapa masyarakat yang sibuk membentangkan rumput laut, komoditas utama yang menjadi sumber penghidupan warga setempat. Suasana hangat pun tercipta ketika beliau berhenti di tengah aktivitas warga, berbincang santai, sekaligus mendengarkan cerita dan harapan masyarakat.
Momentum itu semakin menarik perhatian ketika Bupati melihat banyak anak usia sekolah, mulai dari TK hingga SD, turut membantu orang tua mereka. Dengan penuh keakraban, Bupati mengajak anak-anak tersebut bercengkrama. Ia lalu memberikan kuis ringan menanyakan nama bupati, wakil bupati, kepala sekolah hingga lurah mereka yang disambut antusias oleh anak-anak.
Gelak tawa dan semangat belajar terlihat jelas. Anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan mendapat hadiah uang tunai, mulai dari Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Bahkan beberapa orang tua juga turut menerima hadiah sebagai bentuk apresiasi. Bupati berharap hadiah tersebut digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah seperti buku, pulpen, dan kebutuhan belajar lainnya.
Tak hanya berbagi kebahagiaan, Bupati Bone juga menyampaikan pesan penting tentang pendidikan. Ia memotivasi anak-anak agar terus bersekolah dan tidak berhenti bermimpi. Menurutnya, pemerintah daerah saat ini tengah menjalankan program seragam gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP, sebagai upaya meringankan beban masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program Sekolah Rakyat bagi anak-anak kurang mampu. Saat ini, kegiatan sementara ditempatkan di BLK dan tengah dibangun gedung khusus di wilayah Rompe Kelurahan Bajoe. Program ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam menekan angka putus sekolah, dengan sistem boarding school yang menyediakan makanan, pakaian, serta kebutuhan belajar secara gratis bagi siswa.
Di hadapan masyarakat, Bupati menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi masa depan yang tidak boleh diabaikan. Ia mengajak para orang tua untuk memastikan anak-anak tetap bersekolah karena pemerintah telah menghadirkan berbagai dukungan nyata.
Kehadiran orang nomor satu di Bone itu disambut penuh kegembiraan oleh warga. Mereka merasa dihargai karena pemimpinnya tidak hanya datang untuk meninjau pembangunan, tetapi juga meluangkan waktu berinteraksi langsung dengan masyarakat dan anak-anak.
Bagi warga Toro, momen itu menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya soal jalan dan infrastruktur, tetapi juga tentang perhatian, motivasi, dan harapan bagi generasi masa depan. Di tengah hamparan rumput laut yang dijemur di tepi pesisir, tawa anak-anak yang menerima hadiah seolah menjadi simbol optimisme bahwa masa depan pendidikan mereka ikut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. (*)



Tinggalkan Balasan