BONE–Di balik disiplin yang melekat pada Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Watampone, terdapat semangat yang menyala untuk terus memperkuat nilai integritas dan keteladanan. Sosok Samsu, SH., MH., Kepala Urusan Tata Usaha Bapas Watampone, bersama Kepala Bapas Watampone menjadi motor penggerak semangat itu.
Dengan suara tenang namun penuh ketegasan, Samsu mengungkapkan bahwa lembaga yang ia tempati bekerja tidak hanya fokus pada pembinaan klien pemasyarakatan, tetapi juga pada penguatan karakter dan etika aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di dalamnya. Salah satu bentuk komitmen nyata itu adalah penyelenggaraan rutin kegiatan Ikrar Zero Narkoba.
“Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone secara berkala menyelenggarakan kegiatan Ikrar Zero Narkoba,” ujar Samsu.
Kegiatan yang tampak sederhana ini sejatinya mengandung makna yang dalam. Melalui ikrar bersama ini, seluruh ASN Bapas Watampone menyatakan sikap untuk menjauhi dan memerangi narkotika dalam segala bentuknya. Mereka tidak hanya menjadi pelayan masyarakat, tapi juga menjadi contoh nyata akan pentingnya hidup bersih dan bermartabat.
Setiap kali ikrar dibacakan, suasana menjadi hening dan khidmat. Mata-mata yang menatap ke depan menyiratkan tekad kuat untuk tidak terjerumus ke dalam lembah gelap narkoba, sekaligus membentengi institusi dari pengaruh-pengaruh negatif yang bisa mencoreng nama baik lembaga.
Menurut Samsu, kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Ada harapan besar yang dibawa: menciptakan lingkungan kerja yang sehat, bebas dari penyalahgunaan zat terlarang, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
“Kami ingin Bapas Watampone menjadi contoh bagi masyarakat bahwa memerangi narkoba harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan kerja. ASN harus menjadi garda terdepan,” tegasnya.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi lembaga pemasyarakatan, komitmen seperti ini menjadi nafas segar. Bapas bukan hanya tempat pembinaan klien, tapi juga ladang pembentukan nilai-nilai luhur bagi para abdi negara di dalamnya.
Dengan langkah kecil tapi konsisten seperti Ikrar Zero Narkoba, Bapas Watampone menunjukkan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari niat yang kuat dan tindakan yang nyata. (*)



Tinggalkan Balasan