BONE– Di sela kesibukannya memimpin pemerintahan, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM memiliki cara tersendiri untuk melepas penat. Orang nomor satu di Bumi Arung Palakka ini ternyata memiliki hobi yang tidak biasa: memelihara berbagai jenis hewan.

Jika berkunjung ke Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, pengunjung akan menemukan salah satu sudut favorit sang bupati, yakni sebuah pendopo sederhana yang dilengkapi dengan kandang hewan. Di tempat itu, sejumlah satwa dipelihara dengan baik, mulai dari rusa, merak, hingga berbagai jenis burung seperti merpati dan kakaktua.

Suasana di area tersebut terasa seperti taman kecil yang hidup. Beberapa rusa tampak bebas bergerak di dalam kandang, sementara merak berjalan anggun sambil sesekali memperlihatkan keindahan bulunya. Burung merpati pun sering terlihat beterbangan di sekitar pendopo.

Bupati Andi Asman Sulaiman mengaku memiliki kecintaan khusus terhadap hewan sejak lama. Baginya, memelihara hewan bukan sekadar hobi, tetapi juga menjadi cara untuk menenangkan pikiran setelah menjalani aktivitas pemerintahan yang padat.

“Saya memang senang dengan hewan, terutama rusa, merak, dan burung merpati,” ungkapnya.

Kebahagiaan sang bupati semakin lengkap pada Jumat subuh, 6 Maret 2026. Salah satu rusa peliharaannya melahirkan anak. Kabar tersebut membuatnya sangat bersyukur karena menandakan satwa yang ia pelihara tumbuh sehat dan berkembang dengan baik.

“Yang paling saya syukuri, rusa saya bertambah satu. Jumat subuh kemarin lahir,” tuturnya dengan senyum bahagia.

Kehadiran anak rusa itu menambah semarak area pendopo rumah jabatan. Setiap pagi setelah menjalani rutinitasnya, Bupati Andi Asman Sulaiman hampir selalu menyempatkan diri untuk datang melihat dan bercengkerama dengan hewan-hewan peliharaannya.

Ia tak jarang berdiri cukup lama memperhatikan rusa-rusa yang berjalan santai, merak dan burung merpati yang hinggap di sekitar kandang. Sementara itu, merak yang dulu masih kecil kini mulai tumbuh besar dan sudah memperlihatkan kemegahan sayapnya saat mengembang.

Beberapa satwa yang sebelumnya berada di rumah jabatan juga telah dipindahkan untuk tempat yang lebih luas. Burung kasuari misalnya, kini ditempatkan di kawasan Taman Arung Palakka agar dapat dirawat dengan lebih baik sekaligus menjadi daya tarik bagi masyarakat yang berkunjung.

Bagi Bupati Bone, kedekatan dengan hewan memberikan kebahagiaan tersendiri. Selain menjadi sarana melepas lelah, ia juga berharap kecintaan terhadap satwa dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan merawat lingkungan serta makhluk hidup di sekitarnya.

Di tengah tanggung jawab besar memimpin daerah, momen sederhana bersama rusa, merak, dan burung-burung peliharaannya menjadi pengingat bahwa ketenangan sering kali hadir dari hal-hal kecil yang dirawat dengan penuh kasih. (*)