BONE – Setiap Jumat malam, suasana berbeda terlihat di Lapangan Hijau Mini Soccer Kabupaten Bone Jl. Sungai Musi Kelurahan Ta Kecamatan Tanete Riattang. Deru aktivitas kantor yang menumpuk sepekan penuh seolah teralihkan ketika para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi memilih menghabiskan waktu dengan berlari mengejar bola.
Pada Jumat, 19 September 2025, puluhan pegawai dari lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Bone meliputi Bagian Hukum, Keuangan, SDA, Umum, hingga Prokopim bergabung dengan rekan-rekan mereka dari Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Koperasi dan UKM, BPBD, serta pegawai kelurahan dan kecamatan. Tak hanya itu, instansi vertikal, BUMN, akademisi hingga pegawai swasta ikut larut dalam kebersamaan.
Yang menarik, lapangan hijau ini bukan sekadar diisi oleh staf muda, melainkan juga pejabat eselon III dan IV. Nama-nama seperti Kabag Hukum Ramli, SH, Kepala Bidang Perekonomian dan SDA Bappeda Andi Hendra Setiawan, Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Bone Andi Habibie, ST., M.Si, hingga Muhammad Hafids Kasubag Prokopim tampak berbaur tanpa sekat jabatan. Seragam kantor diganti jersey bola, formalitas berganti tawa lepas.
Menurut Andi Habibie, semangat membentuk grup mini soccer ini muncul dari keinginan bersama untuk menjaga kesehatan jasmani agar tetap bugar di tengah rutinitas pelayanan publik. “Selama sepekan kita sibuk melayani masyarakat, jadi di Jumat malam kita sepakat meluangkan waktu untuk olahraga. Di sini lintas sektor bergabung, sekaligus bisa berbagi informasi dan mendorong kolaborasi program antarinstansi. Semua demi mewujudkan pemerintahan Maberre — Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan,” ujarnya.
Olahraga ini bukan sekadar menjaga kebugaran, tapi juga mempererat jalinan silaturahmi. Seperti disampaikan Sainal Abidin dari SDA Setda Bone, sejak komunitas mini soccer terbentuk, olahraga menjadi lebih teratur dan dampaknya terasa. “Dulu kita hanya sibuk dengan pekerjaan tanpa olahraga. Alhamdulillah, sekarang tubuh lebih sehat, silaturahmi bertambah, dan hubungan persaudaraan semakin kuat,” tuturnya.
Lapangan hijau mini soccer itu kini menjadi ruang pertemuan yang hangat. Di antara operan bola dan teriakan semangat, para ASN menemukan keseimbangan antara kerja dan kesehatan, antara tugas dan kebersamaan. Bagi mereka, sepak bola kecil ini memberi arti besar: sehat bersama, kompak bersama, dan tetap guyub sebagai pelayan masyarakat Bone. (*)



Tinggalkan Balasan