BONE–Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi Pasar Bajoe yang saat ini terlihat semrawut. Dalam kunjungannya, ia melihat langsung bagaimana para pedagang lebih memilih berjualan di luar pasar meskipun fasilitas di dalam sudah memadai.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Bone segera menginstruksikan Camat setempat untuk melakukan pembenahan. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan pasar sebagai langkah awal. “Kita pusatkan kegiatan kebersihan di Pasar Bajoe dulu, setelah itu baru kita arahkan para pedagang agar kembali masuk ke dalam pasar,” ujarnya.

Selain penataan pedagang, Bupati Bone juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memprioritaskan pengaspalan jalan di sekitar Pasar Bajoe. “Kasihan para pedagang yang harus berjualan di tengah jalanan yang berdebu. Ini harus segera kita benahi,” tegasnya.

Tak hanya itu, kondisi penerangan jalan di sekitar Pasar Bajoe juga menjadi perhatiannya. Ia meminta Dinas Perhubungan untuk segera turun tangan membenahi lampu jalan agar aktivitas perdagangan di malam hari tetap berjalan dengan nyaman dan aman bagi masyarakat.

Langkah cepat yang diambil Bupati Bone ini menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan para pedagang serta masyarakat yang beraktivitas di Pasar Bajoe. Dengan adanya penataan ulang, diharapkan pasar tradisional ini dapat berfungsi dengan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi ekonomi lokal. (*)