BONE–Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian terus berlanjut. Hari ini, Kamis, 20 Maret 2025 Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menerima kunjungan Manajer UP3 Watampone, Rijal Abdul Rasyid, dalam rangka koordinasi dan silaturahmi terkait program Listrik Masuk Sawah. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Bupati Bone ini turut dihadiri oleh Pj. Sekda Bone, A. Saharuddin, S.STP., M.Si., serta Direktur PDAM Bone, Muh. Bachtiar Sairing.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone menyampaikan bahwa pemanfaatan listrik dalam sektor pertanian menjadi langkah strategis menuju modernisasi dan mekanisasi pertanian di daerahnya. “Alhamdulillah, tadi saya menerima kunjungan Manajer UP3 Watampone dalam rangka koordinasi dan silaturahmi terkait potensi listrik sawah yang ada di Kabupaten Bone. Program ini bertujuan untuk mendukung pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Andi Asman Sulaiman.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa inisiatif Listrik Masuk Sawah ini selaras dengan arahan Menteri Pertanian yang menekankan pentingnya mekanisasi dalam meningkatkan produktivitas petani. “Untuk mekanisasi ini, diperlukan tenaga dan sumber energi yang lebih murah dan mudah didapat, salah satunya adalah tenaga listrik,” katanya.
Dalam implementasinya, Listrik Masuk Sawah akan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan pertanian, seperti pengoperasian mesin pompa air untuk irigasi, alat olah lahan, mesin pembuatan kompos, hingga peralatan panen dan pascapanen. Dengan adanya akses listrik yang lebih luas di lahan pertanian, diharapkan petani Bone dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil serta meningkatkan efisiensi biaya produksi.
Kehadiran Manajer UP3 Watampone dalam pertemuan ini menandakan dukungan dari PLN dalam merealisasikan program tersebut. Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan penyedia energi listrik, modernisasi pertanian di Kabupaten Bone dapat berjalan lebih optimal, sehingga kesejahteraan petani pun meningkat.
Program Listrik Masuk Sawah menjadi bukti nyata bagaimana inovasi dan kolaborasi dapat mendorong sektor pertanian menuju era baru yang lebih maju dan berkelanjutan. Kabupaten Bone, dengan potensi pertanian yang besar, siap menjadi pionir dalam penerapan energi listrik untuk sektor pertanian di Sulawesi Selatan. (*)



Tinggalkan Balasan