BONE– Suasana kebersamaan dan kekhidmatan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh H. Andi Asman Sulaiman di Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Rabu (11/3/2026). Ribuan tenaga pendidik dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Bone berkumpul di Lapangan Tenis kompleks rujab tersebut untuk menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama Bupati Bone.
Para guru yang hadir berasal dari jenjang TK, SD, SMP, hingga pengawas dan penilik sekolah. Turut hadir pula sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Syahrir, Ketua Komisi II DPRD Bone Andi Muhammad Idris Rahman, anggota DPRD Bone dari Partai Gerindra Andi Unru, serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Edy Saputra Syam.
Dalam sambutannya, Bupati Bone menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh guru yang telah berperan besar dalam mencerdaskan generasi muda di daerah berjuluk Bumi Arung Palakka tersebut.
“Terima kasih kepada para pendidik yang telah membantu pemerintah daerah dalam mencerdaskan anak-anak kita di Kabupaten Bone,” ujar Andi Asman Sulaiman di hadapan ribuan guru yang hadir.
Ia menilai bahwa kualitas sumber daya manusia para guru di Bone sudah cukup baik. Namun demikian, ia tetap mendorong agar kualitas pendidikan terus ditingkatkan demi masa depan generasi muda.
Menurutnya, guru merupakan garda terdepan dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia.
“Guru adalah garda terdepan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Banyak pemimpin hebat lahir berkat didikan para guru,” ungkapnya.
Bupati Bone juga menyinggung kebanggaan daerah yang selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah yang banyak melahirkan tokoh nasional dan pemimpin penting di Indonesia. Ia menyebut sejumlah posisi strategis di tingkat nasional pernah diisi oleh putra-putri terbaik asal Bone, mulai dari Menteri Agama, Menteri Pertahanan, hingga Menteri Pertanian. Bahkan di tingkat militer, banyak perwira tinggi TNI yang berasal dari daerah ini, termasuk tokoh yang pernah menjabat sebagai gubernur.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Asman juga berbagi kisah perjalanan hidupnya sebagai bukti nyata peran besar seorang guru dalam mengubah masa depan seseorang.
“Saya berasal dari SD Mappesangka, sekolah terpencil di kampung. Tetapi berkat guru, saya bisa menjadi Bupati Bone hari ini,” tuturnya disambut tepuk tangan para guru.
Selain berperan dalam peningkatan kualitas pendidikan, Bupati juga mengapresiasi kontribusi para guru dalam mendorong terciptanya sekolah yang berbudaya lingkungan di Kabupaten Bone. Upaya tersebut berhasil mengantarkan sejumlah sekolah di Bone meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional hingga Adiwiyata Mandiri.
Tidak hanya itu, keberhasilan dalam membangun budaya peduli lingkungan di dunia pendidikan juga menjadi salah satu faktor yang turut mengantarkan Kabupaten Bone meraih penghargaan bergengsi di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan.
“Terima kasih kepada para guru yang telah membantu mewujudkan sekolah berbudaya lingkungan. Prestasi ini turut mengantarkan Bone meraih berbagai penghargaan, termasuk Adipura,” kata Bupati.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan insan pendidikan, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bone.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat sepanjang acara, di mana para guru tampak antusias berinteraksi langsung dengan Bupati dan para pejabat yang hadir. Momentum Ramadan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan para pendidik sebagai pilar utama dalam mencetak generasi masa depan Bone. (*)



Tinggalkan Balasan