BONE–Pemerintah Kabupaten Bone melalui Inspektorat Daerah menggelar Sosialisasi Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi dengan mengangkat tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Helios, Watampone, dan dihadiri seluruh pimpinan OPD, sekretaris dinas, camat, hingga sekretaris kecamatan Kamis, 11 Desember 2025.

Acara dibuka langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., yang menegaskan bahwa penguatan integritas bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan kebutuhan mendasar demi keselamatan bangsa, daerah, dan setiap aparatur yang mengabdi di dalamnya.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Asman menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi ruang penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk menghadirkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari budaya koruptif.

“Saya meminta agar kegiatan seperti ini benar-benar dimaknai. Ini menyangkut keselamatan bangsa, keselamatan kita sebagai unit kerja, dan sebagai individu. Kita harus menjaga lingkungan kerja dari hal-hal yang bisa mengotori integritas penyelenggaraan pemerintahan,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa seluruh pejabat eselon, para sekretaris dinas, camat, dan seluruh unsur perangkat daerah harus menjadi teladan dalam membangun budaya pemerintahan yang bersih (clean government).

Bupati juga mengulas kembali berbagai aktivasi yang telah dilakukan sejak awal masa pemerintahannya, mulai dari gerakan kebersihan lingkungan hingga upaya meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberi dampak besar terhadap penilaian kinerja daerah.

“Alhamdulillah, dari kerja-kerja yang kita lakukan, Bone berpotensi meraih Adipura. Beberapa titik sudah menunjukkan nilai positif. Ini menjadi bukti bahwa komitmen bersama dapat menghasilkan capaian yang membanggakan,” ujarnya.

Ke depan, Pemkab Bone menargetkan prestasi lain di bidang tata kelola pemerintahan sebagai bentuk keberhasilan dalam membangun sistem yang transparan dan bebas korupsi.

Pada kesempatan itu, Bupati Andi Asman menekankan pentingnya pengawasan yang ketat, pendampingan yang kuat, serta sarana pendukung yang memadai dalam setiap proses pemerintahan. Semua ini dilakukan agar penyelenggaraan pemerintahan benar-benar memberikan kualitas layanan terbaik kepada masyarakat.

“Masyarakat harus melihat secara nyata kualitas pekerjaan pemerintah, baik fisik maupun nonfisik. Itulah tujuan kita membangun pemerintahan yang berintegritas,” tuturnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Inspektorat Daerah atas prakarsa penyelenggaraan kegiatan ini sebagai bagian dari ikhtiar menjaga Bone dari praktik penyimpangan. (*)