BONE – Pekarangan SDIT Rabbani berubah menjadi pusat kreativitas dan ekonomi cilik pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan bertajuk “Business Day”, yang merupakan bagian dari rangkaian acara Trifest Vol. 4 2026, sukses digelar dengan mengusung tema “Keberagaman Rasa” .

Acara pembukaan dipandu dengan hangat oleh Wakil Kepala Sekolah, Ustadzah Rostina, S.Pd, Gr. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan karakter Islami, kreativitas, dan jiwa wirausaha sejak dini pada siswa.

Antusiasme peserta sudah memuncak sejak satu pekan sebelumnya. Sebanyak 36 lapak yang dikelola oleh siswa kelas atas (kelas 4–6 putra dan putri) dipersiapkan dengan sangat matang. Kolaborasi antara siswa dan orang tua menjadi kunci, mulai dari penentuan menu hingga dekorasi lapak yang unik dan indah.

Bahkan, sehari sebelum kegiatan, para pemilik lapak sudah memenuhi pekarangan sekolah untuk menyusun dekorasi hingga malam hari. Semangat ini berlanjut hingga hari H, di mana sebelum pukul 06.00 WITA, para siswa dan orang tua sudah berdatangan untuk merampungkan persiapan akhir .

Sambutan inspiratif sekaligus pembukaan resmi diberikan oleh salah satu perwakilan orang tua siswa, Ibu Farida, M.M. (Ibunda dari ananda Ahnaf Altaf, siswa kelas 3 Putra B).

Dalam wejangannya, Ibu Farida menekankan bahwa Business Day bukan sekadar ajang jualan, melainkan laboratorium mental bagi anak-anak.

“Ini adalah ajang melatih jiwa wirausaha sejak dini. Siswa diajak menghitung modal, anggaran, dan keuntungan. Pesan saya, jadilah penjual dan pembeli yang jujur,” ujarnya.

Beliau juga berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan lebih rutin, bahkan jika memungkinkan di tempat yang lebih luas agar kreativitas siswa SDIT Rabbani dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas lagi.

Begitu sirine dibunyikan, sorak sorai pecah menandakan transaksi jual beli resmi dibuka. Suasana seketika riuh. Menariknya, para siswa tidak hanya menunggu di lapak, tetapi juga aktif berkeliling menawarkan dagangannya kepada pengunjung.
Hasilnya luar biasa.

Salah seorang siswa mengaku dagangannya habis terjual hanya dalam waktu 2 menit. Secara keseluruhan, dalam kurun waktu 2-3 jam, seluruh dagangan di 36 lapak ludes tak bersisa.

Business Day kali ini juga menjadi momen haru bagi para orang tua yang bekerja. Salah satu wali murid yang bekerja di kantoran mengaku baru pertama kali bisa mendampingi anaknya secara langsung selama 5 tahun menyekolahkan anak di SDIT Rabbani.

“Karena kali ini dilaksanakan hari Sabtu dan kantor libur, Alhamdulillah bisa ikut mendampingi. Sepulang kantor pun saya sempatkan membantu persiapan lapak bersama orang tua lainnya,” ungkapnya sembari tersenyum.

Di tengah hiruk pikuk pasar, panitia tetap menekankan pentingnya menjaga budaya sekolah, seperti, Menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya serta menjaga adab makan dan minum yang baik.

Kegiatan berakhir pukul 11.00 WITA dengan agenda bersih-bersih area secara gotong royong. Business Day Trifest Vol. 4 SDIT Rabbani Bone sukses membuktikan bahwa kemandirian dan keberanian bisa dipupuk sejak dini melalui cara yang menyenangkan dan penuh rasa. (*)