BONE– Suasana kebersamaan terasa hangat di Pasar Laccokkong, Lingkungan Laccokkong, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Sabtu, 14 Februari 2026. Di tengah momentum perayaan Imlek yang bertepatan dengan awal persiapan memasuki bulan suci Ramadan, Forum Komunikasi Tionghoa (FORKITA) Bone yang diketuai oleh Jefri Tahar menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan 500 paket sembako kepada masyarakat.
Kegiatan sosial tersebut menjadi simbol nyata harmoni dan kepedulian lintas budaya di Kabupaten Bone. Hadir langsung dalam kegiatan itu Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, Ketua Tim Penggerak PKK Bone H. Maryam Andi Asman, Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM bersama Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Bone Hj. Maya Damayanti Andi Akmal, para Kepala OPD, unsur Pemerintah Kecamatan, hingga para tokoh agama.
Ketua Panitia, Leong, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bakti sosial, melainkan wujud rasa syukur dan semangat kebersamaan masyarakat Bone. Menurutnya, perayaan Imlek tahun 2026 yang bertepatan dengan awal puasa menjadi momentum istimewa untuk saling berbagi dan mempererat persaudaraan.
Ia menilai berbagai pembangunan yang dirasakan masyarakat saat ini menjadi alasan kuat untuk terus menjaga kebersamaan. Infrastruktur jalan yang mulai diperbaiki, kemudahan akses transportasi udara, serta geliat ekonomi yang semakin membaik dinilai sebagai hasil kerja bersama yang patut disyukuri.
Leong juga menegaskan bahwa masyarakat Tionghoa di Bone terus memegang nilai-nilai kearifan lokal seperti Sipakatau, Sipakainge, dan Sipakalebbi — prinsip saling menghargai, saling mengingatkan, dan saling memuliakan. Menurutnya, nilai-nilai itu menjadi fondasi untuk bersama-sama mewujudkan Bone yang lebih baik, sejalan dengan visi daerah menuju Bone Mandiri, Berkeadilan dan Berkelanjutan (Maberre).
Pemilihan Pasar Laccokkong sebagai pusat kegiatan juga memiliki makna historis tersendiri. Lokasi ini disebut sebagai salah satu ruang sejarah penting di Bone, yang mencerminkan semangat persatuan tanpa memandang perbedaan.
Dalam sambutannya, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FORKITA Bone atas kepedulian sosial yang ditunjukkan kepada masyarakat. Menurutnya, bantuan sembako tersebut sangat berarti, terutama bagi umat Islam yang akan memasuki bulan Ramadan, di mana kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.
“Bentuk kepedulian seperti ini sangat berharga bagi masyarakat. Kebersamaan dan gotong royong adalah kekuatan kita,” ujar Bupati.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan di berbagai titik di Kabupaten Bone, termasuk penataan Pasar Laccokkong yang dinilai masih membutuhkan perhatian. Ia menyebut pemerintah daerah akan berupaya mencari dukungan dari pemerintah pusat agar kawasan pasar dapat tertata lebih baik, sekaligus memperbaiki akses jalan menuju sumur Laccokkong yang memiliki nilai sejarah karena kerap digunakan untuk membersihkan benda pusaka kerajaan.
Selain itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program pemerintah, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat ketahanan pangan sebagai fondasi kesejahteraan daerah.
Kegiatan bakti sosial FORKITA Bone ini tidak hanya menjadi aksi berbagi, tetapi juga cermin kuatnya persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Bone. Semangat gotong royong yang tumbuh di Pasar Laccokkong menjadi pesan bahwa perbedaan bukanlah batas, melainkan energi untuk membangun daerah bersama.
Di tengah semangat Imlek dan menyambut Ramadan, kebersamaan itu terasa nyata menghadirkan harapan bahwa Bone terus melangkah sebagai daerah yang inklusif, harmonis, dan penuh kepedulian sosial. (*)



Tinggalkan Balasan